Panduan Dan Teknik Lengkap Melakukan Astral Projection


Apa Itu Astral Projection ?
Astral Projection adalah suatu fenomena luar tubuh atau disebut juga out of body experiences. Banyak orang yang tidak mengetahui tentang astral projection ini. Namun begitu besar manfaat astral projection ini bagi kehidupan manusia. Hampir setiap orang yang tahu dan percaya tentang astral projection akan langsung belajar tentang astral projection ini.
Seperti apakah definisi Astral ?
Dalam film-film holywood astral adalah berada di dua tempat dalam waktu yang sama. Namun hal itu tidaklah benar, juga tidak salah. Astral projection adalah saat Vragel atau tubuh astral kita keluar dari jasad kita yang kasar ini. Saat itu badan kita yang asli tertidur pulas. Dan Vragel kita bisa kita kendalikan untuk berjalan-jalan ke tempat-tempat yang anda inginkan. Berikut definisi astral menurut beberapa orang.
Robert Monroe,
Astral projection adalah saat tubuh astral anda keluar. Dan anda bisa terbang dengan tubuh itu. Anda bisa melakukan hal-hal yang tubuh fisik tidak bisa lakukan. Dan anda bisa kunjungi tempat-tempat yang sangat luar biasa. Dan anda sepenuhnya sabar akan hal itu.
Giova,
Astral Projection adalah saat dimana roh anda keluar dari tubuh. Dan kita sepenuhnya sadar atas hal tersebut. Antara tubuh fisik dan tubuh astral terhubung oleh sebuah benang yang berwarna emas, perak, atau platinum. Dan tidak ada yang namanya jarak dan waktu saat itu.
(Avaganian),
Astral Projection adalah saat dimana Vragel atau tubuh astral anda keluar dari badan fisik kita. Saat itu kita sedang tertidur. Dan saat itu pula otak kita masih bangun dan mengendalikan Vragel kita. Saat itu kita sepenuhnya sadar. Dan saat itu pula kita bisa melihat dunia luar dengan mata yang dimiliki oleh Vragel kita masing-masing.
Apakah astral Merupakan Hal yang menyesatkan ?.
Otak manusia memiliki kerumitan yang sangat mendalam dan setiap waktu otak kita melukuakan hubungan antara neuron-neuron otak.  Hal   ini  mengakibatkan terjadinya gelombang otak. Gelombang otak terdiri dari 4 macam yaitu,Beta (14 – 100 Hz). Dalam frekuensi ini kita tengah berada pada kondisi aktif terjaga, sadar penuh dan didominasi oleh logika. Inilah kondisi normal yang kita alami sehari-hari ketika sedang terjaga (tidak tidur). Kita berada pada frekuensi ini ketika kita bekerja, berkonsentrasi, berbicara, berpikir tentang masalah yang
kita hadapi, dll. Dalam frekuensi ini kerja otak cenderung memantik munculnya rasa cemas, khawatir, stress, dan marah. Alpha (8 – 13.9 Hz). Ketika otak kita berada dalam getaran frekuensi ini, kita akan berada pada posisi  khusyu’,  relaks,  meditatif,  nyaman dan  ikhlas.  Dalam
frekuensi ini kerja otak mampu menyebabkan kita merasa nyaman, tenang, dan bahagia. Theta (4 – 7.9 Hz). Dalam frekuensi yang rendah ini, seseorang akan berada pada kondisi sangat khusyu’, keheningan yang mendalam, deep-meditation, dan “mampu mendengar” nurani  bawah sadar.   Inilah kondisi  yang mungkin diraih oleh para ulama dan biksu ketika mereka melantunkan doa ditengah keheningan malam pada Sang Ilahi. Dalam kondisi ini kita mencapai ‘puncak’ bahkan dapat menyembungkan diri sendiri. Delta  (0,1  – 3,9 Hz).  Frekuensi   terendah  ini   terdeteksi  ketika orang  tengah tertidur   pulas   tanpa  mimpi.   Dalam  frekuensi   ini   otak  memproduksi   human growth   hormone   yang  baik  bagi   kesehatan   kita.  Bila   seseorang   tidur  dalam keadaan delta yang stabil, kualitas tidurnya sangat tinggi. Meski tertidur hanya sebentar, ia akan bangun dengan tubuh tetap merasa segar.
Dari  ke-4 gelomabang otak  tersebut  maka gelombang Theta  lah yang disebut dari  puncak kemampuan otak kita.  Pada gelombang tersebut maka kita dapat memecahkan misteri terbesar dunia ini, termasuk alam multidimensi.
Apakah Astral Berbahaya ?
Astral   Projection   sangat   aman.   Hanya   rasa   takutmu   sendiri   yang   dapat melukaimu. Macam Astral Projection, Astral Projection terbagi menjadi dua. Yaitu, Spontan Astral dan Astral sadar. Spontan Astral adalah saat kita tidak tahu bagaimana kita bisa keluar dari tubuh
kita saaat itu. Hal seperti in terjadi ketika anda berkendara dengan keadaan yang sangat kantuk. Atau saat anda melamun.Astral Sadar adalah A.P yg memang sudah anda rencanakan ingin melakukanya. Bisa melalui apa yang diajarkan dalam e-book ini atau dengan cara bermeditasi.
Untuk lebih mudah…Mari bayangkan apa yang ada di bawah ini.
Pada   suatu  malam,   anda   sedang   tertidur   pulas.  Namun   tiba-tiba   anda  merasa terbangun namun anda berada di luar tubuh nyata anda. Anda melihat tubuh fisik anda sedang  tertidur dengan wajah yang  tersenyum manis.  Lalu anda keluar ke  jalan raya. Anda melihat  daerah  tempat   tinggal  anda  sangat   sepi  pada malam yang  larut.  Anda melihat beberapa orang yang masih berada di luar rumah. Anda merasa ketakutan ketika itu. Anda mengiria diri anda sudah mati. Anda ketakutan dan anda berharap ingi tetap hidup. Tanpa tahu bagaimana caranya. Anda terbangun dan anda sudah berada di tubuh fisik anda. Anda bingung tentang apa sebenarnya yang sedang terjadi. Anda mengira itu mimpi. Tapi anda juga merasa semua itu sangat nyata dan jelas. Lalu anda keluar rumah dan melihat keadaan yang sama persis saat anda keluar dengan tubuh astral(Vragel) anda tadi. Anda terkejut namun juga tidak tahu bagaimana bisa hal itu terjadi. Lalu anda pun kembali tidur. Itulah yang dinamakan Astral Projection secara umum….Namun Astral Projection tidak hanya sebatas itu saja. Anda dapat mejelajahi fikiran orang lain. Atau membuat dunia anda sendiri di tempat yang sudah disediakan. Atau bahkan menjelajahi tempat yang belum anda kunjungi namun anda ingin mengunjunginya.
Manfaat
A.P   mempunyai  banyak manfaat.  Dan kebanyakan adalah sangat  penting demi sukses di kehidupan ini. A.P tidak hanya digunakan untuk jalan-jalan saja. Seharusnya bisa lebih dari itu. Namun itu semua tergantung keinginan anda.
1. Manfaat pertama astral adalah hilangnya batas jarak, ruang, waktu. Anda bisa   mengunjungi seluruh tempat dimanapun di alam ini. Tapi, tentulah ada  pengecualian tertentu pada suatu tempat. Jadi,  kalau anda kangen dengan  istri atau  teman.  Ada baiknya anda menggunakan  ini supaya  menghemat   biaya   dan  waktu.  Meskipun   tidak   bisa   saling   berbicara   karena mungkin istri anda atau teman anda tidak bisa telephaty. Tapi bukankah melihat dengan tenang adalah anugerah yang sudah cukup indah ?.
2. Manfaat kedua adalah anda menjadi lebih peka terhadap lingkungan anda. Anda dapat merasakan apa yang orang lain tidak bisa rasakan. Atau lebih tepatnya kemampuan Rephalite(ESP).  Anda dapat membaca fikiran orang lain,   dapat  melihat   makhluk   halus,  mendengar   suara   supersonik,   dan banyak lagi.
3. Manfaat ketiga adalah anda akan mendapatkan ketenangan yang luar biasa.   Anda yang dulunya pemurung bisa saja menjadi orang yang sangat periang karena melihat banyak hal yang menakjubkan.  Dan salah satunya adalah anda menjadi orang yang seolah-olah tidak mempunyai masalah apa-apa.
4. Manfaat  yang keempat  adalah anda dapat  mengetahui  dengan  jelas masa yang telah anda lewati. Anda dapat kembali memanggil memory anda dan melihatnya atau bahkan menjelajahinya.
5. Manfaat kelima adalah anda bisa mempelajari hal yang tidak bisa dipeljari dibuku. Dan anda bisa menemukan banyak penemuan baru.
6. Menjadi lebih baik daripada sebelumnya. Inilah manfaat menjadi yang terbaik. Merubah kebiasaan buruk kita. Menjadi orang yang membawa kesembuhan adalah hal yang indah. Dengan kecerdasan anda sesudah melakukan A.Pmaka anda akan menjadi yang lebih baik daripada anda sebelumnya.
Siapa Saja Yang Bisa (Melakukan A.P)
Mungkin   pernah   terbenak   dalam   benak   anda,   apakah   mungkin   saya   bisa melakukan A.P ?. Tentu saja itu adalah pertanyaan yang umum dan bukan pertanyaan bodoh. Sama seperti kalau anda tidak bisa lalu bertanya, itu merupakan hal yang bijak. Lalu siapa saja sebenarnya yang bisa melakukan A.P ?.  Jawabanya adalah, orang-orang yang mempunyai tekad dan mau bersabar untuk mempelajarinya. Jadi sebuah kesabaran tinggi diperlukan disini. Anda tidak bisa langsung mencoba dan bisa, meskipun beberapa orang ada yang sekali coba langsung bisa. Ada baiknya anda membaca dengan tenang pula e-book ini, karena tidak mungkin anda sanggup mengingat semua hal yang tertulis disini.  Sedangkan mengingat   tekhniknya adalah hal  yang penting.  Supaya anda  tidak terus  membaca   lalu   praktek.   Jangan   langsung  menyela   ke   teknik.   Itu   akan   sangat merugikan apabila anda tidak mengerti dasar-dasarnya.
Persiapan Sebelum Astral
Ada beberapa hal yang harus dilakukan sebelum melakukan A.P.  Salah satunya adalah belajar  mengontrol  pikran.  Agar  kita  bisa  konsentrasi  pada   satu  hal.  Seperti  halnya kita saat melamunkan sesuatu. Kita hanya konsen pada hal yang kita lamunkan. Inilah beberapa persiapan yang harus dilakukan.
1. Tujuan
Anda  harus  menentukan  tujuan anda.  Mengapa  anda  melakukan astral   ?.  Dan jadikan itu semua jelas, kalau perlu anda tulis di Journal astral kalian.
2. Journal Astral
Anda akan lebih mudah mengingat apa saja yang kalian lakukan saat astral. Lebih tepatnya  buku harin  astral.  Anda   akan  lebih mudah me-recall  memory  juga   apabila mempunyai buku harian dunia nyata.
3. Mencatat Mimpi
Mencatat  mimpi   akan membuat  alam bawah  sadar  anda   lebih bangun,  karena merasa dirinya penting sehingga dicatat  oleh alam sadar.  Jadi  akan memudahkan kita apabila akan melakukan astral karena alam bawah sadar sudah mendekat.
4. Mengatasi Ketakutan
Anda harus melepaskan segala keyakinan apabila sewaktu-waktu anda tidak bisa kembali. Anda setiap tidur selalu melakukan astral, tapi tidak bisa diingat karena anda tidak menginginkanya. Terdapat 3 ketakutan umum dalam astral yang membuat jalanya proses belajar elambat. Yaitu :
-Ketakutan makhluk astral
-Ketakutan tidak bisa kembali
-Ketakutan akan ketidak sanggupan.
Itu  semua  wajar  ditakuti  oleh pemula.  Namun  semua   itu  adalah misskonsepsi.   Jadi janganlah takut terhadap semua hal tersebut. Anda akan selalu bisa kembali, seberapun jauh anda menjelajahi dunia astral. Dan tidak ada makhluk yang bisa mengganggu anda. Ini  dunia   anda,   tidak  ada  yang  bisa  mengganggu   anda.  Andalah  yang  menciptakan ketakutan.  Apabila anda  tidak menciptanya,  maka  tidak ada yang namanya ketakutan. Dan anda sanggup melakukan hal-hal yang dirasa tidak sanggup anda lakukan. Seperti hanya thomas alva edison yang selalu berusaha keras untuk mewujudkan apa yang dia inginkan.
5. Berdoa
Tentu   inilah   hal   yang   paling   penting,   demi   anda   sendiri.   Berdoalah   sesuai keyakinan masing-masing.
6. Mandi dan Melakukan Hal-Hal yang Membuat Anda Relax.
Salah  satu problem dalam  saat  melakukan  astral  projection  adalah gatal-gatal. Anda tentu tidak ingin terganggu oleh gatal sesudah berlama-lama menenangkan pikiran lalu  diganggu   oleh  hal   sepele   ini   ?.  Habiskan   juga   hasrat-hasrat   anda   yang   lainya. Seperti, Buang air, tanggung jawab dan lain-lain.
Astral Plane
Astral plane adalah area dari astral itu sendiri. Terdapat 7 tempat utama astral, yang dapat dikatakan satu sama lainya tidak terhubung dengan kuat. Jadi apa yang anda lakukan disana tidak akan berakibat pada kehidupan nyata anda. Saran saya adalah anda
hanya mencapai mental plane dulu saja. Karena akan sangat sulit untuk meraih plane-plane di atas mental. Sekarang, langsung saja pada penjelasanya.
1. Physical
2. Astral
-Hall
3. Mental
4. Buddhic
5. Spiritual
6. Monadic
7. Adi
Physical,
Tempat dimana kita berada sekarang. Disini kehidupan normal berjalan.
Astral,
Plane  dimana  mimpi,  harapan,  dan keinginan bisa  menjadi  kenyataan disini.  Waktu disini adalah rusak. Jadi satu jam disini bisa saja hanya satu menit di dunia nyata.
Hall,
Sub   plane   dari  Astral   plane   ini   adalah   gabungan   dari   physical   dan   astral.  Namun perbandinganya tidaklah seimbang. 90% Physical, 10 % Astral. Apa yang kita harapkan akan muncul di plane ini. Namun anda tidak bisa membuat dunia baru, karena dunianya
adalah duni nyata. Bedanya hanya anda menggunakan vragel untuk menjelajahinya. Dan tdak ada satupun orang biasa yang bisa melihat anda. Waktu disini adalah real-time. Dan biasanya disebut sebagai real time projecting apabila anda di Plane ini.
Mental,
Semua benda yang anda bayangkan  langsung  tercipta.  Jadi  anda bisa membuat  dunia sendiri. Waktu disini sangat rusak. 10 jam bisa disini bisa saja 1 menit di dunia nyata.
Buddhic,
Plane  inilah  tempat  yang anda  inginkan.  Penuh dengan cinta dan damai.  Banyak dari anda   yang pernah menyentuh plane   ini.  Maka   90%  diantaranya   adalah   ingin  disini selamanya. Namun saya anjurkan anda jangan tergoda dan terlena. Dunia nyata adalah kewajiban dan tanggung jawab anda.
Spiritual,
Hampir   tidak  ada   satupun manusia  yang berhasil  kesini.  Tidak  ada  yang  tahu pasti tentang plane ini. Sepertinya, kita tidak akan bisa menuju ke tempat ini.
Monadic,
Di plane ini. Semua kejadian terhubung menjadi satu.
Adi,
Tidak bisa dijelaskan lagi. Dan tidak bisa diucapkan dengan kata-kata. Surga atau neraka ?. Tidak ada yang tahu pasti.Tubuh di setiap Plane Tubuh di   setiap Plane   adalah berbeda.  Dan  semuanya   saling berkaitan  tapi  berbeda banyak. Berikut nama-nama tubuh dalam setiap Plane :
-Physical Plane = Posphora
-Astral Plane = Vragel
-Mental Plane = Gressel
-Buddhic Plane = Haleon
-Spiritual Plane = Rohhul
-Monadic Plane = Shifael
-Adi Plane = Dzezeohul
Namun orang-orang biasanya menyebut dengan nama perwakilan plane masing-masing. Seperti Physical body, astral body, mental body, dst.
Tiap Plane mempunyai ciri khas masing-masing. Jadi apabila anda ingin mengetahui ini plane apa. Anda akan tahu sendiri dengan melihatnya langsung.Ada juga yang disebut dengan Akhasic Records. Perpustakaan lengkap tentang orang-orang.  Apa   ketakutanya,   apa   kesukaanya,   kapan   lahir,   dsb.  Namun   saya   tidak   bisa mengatakan bahwa semua yang ada disana itu SAH.
Astral Rules
Terdapat beberapa peraturuan yang harus dipatuhi di astral plane atau plane-plane yang lebih tinggi. Salah satunya adalah menjaga fikiran. Saat anda memikirkan tentang setan, maka setan itu akan muncul dan itu berbahaya bagi fikiran anda. Itu adalah aturan yang
sangat dasar supaya anda tidak merasa takut saat disana.
Listed Rules
-Mengatur Perilaku
-Menjaga fikiran
-Berendah diri
-Tidak membuat kerusakan disana
Semua peraturan itu juga demi kebaikan anda sendiri. Anda tidak ingin merasa bersalah atau merasa ketakutan disana. Jadi tolong ikuti aturan tersebut. Saat memasuki plane imajinasi (Mental Plane). Anda bebas mau melakukan apa saja disana.
Mengatur Perilaku,
Yang dimaksud disini adalah mengatur segala bentuk tindakan anda disana. Jangan pernah mengumpat atau berkata yang mengganggu disana. Kecuali Mental Plane.
Menjaga Fikiran,
Jangan pernah membayangkan tentang hal-hal yang buruk. Itu akan langsung mempengaruhi anda dan langsung muncul tepat di hadapan anda. Saat anda membayangkan preman bergolok besar. Itu akan langsung muncul di hadapan anda.
Berendah Diri,
Jangan sombong meskipun itu dunia anda sendiri. Itu akan berpengaruh pada keadaan kalian yang sebenarnya. Saat disana anda sombong. Maka perlahan-lahan anda akan menjadi sombong pula di dunia nyata.
Tidak Membuat Kerusakan Disana,
Ini cukup penting. Apalagi saat anda menjelajahi pikiran orang lain. Saat anda memasuki pikiran orang lain. Jangan pernah membuat orang yang memikirkan itu menjadi takut atau sedih. Itu semua akan berbalik kepada anda sendiri.
Apabila anda merasa tidak sanggup melakukanya. Itu akan berakibat buruk bagi diri anda sendiri.

Fenomena Keluar dari Tubuh


Dikatakan bahwa setiap manusia memiliki kemampuan untuk mengembangkan kemampuan yang tersembunyi dari dalam dirinya. Salah satunya adalah dengan melakukan perjalanan yang dilakukan di saat berada pada alam bawah sadar manusia .Mungkinkah manusia bisa melakukan "out of body experience" sesuka hatinya ?

Banyak misteri di dunia ini yang belum terpecahkan salah satunya adalah kekuatan supranatural yang dimiliki manusia. Setiap manusia mempunyai kekuatan supranatural hanya saja hanya sebagian saja yang dapat dan mau mempelajari cara penggunaan kemampuan tersebut.
Berikut ini kita akan mencoba untuk lebih memahami tantang apa itu Astral Projection.

Astral
 Istilah “astral,” begitu sering digunakan oleh semua kaum okultis. Namun sulit untuk menjelaskan atau mendefinisikan kecuali kepada mereka yang telah biasa dalam ilmu klenik. Untuk tujuan pertimbangan sekarang, itu sudah cukup untuk mengatakan bahwa di atas pesawat fisik biasa ada lain dan lebih halus yang dikenal sebagai Pesawat (Badan) Astral. Setiap manusia memiliki bawaan dan inheren untuk merasakan hal-hal dari pesawat astral ini, dengan cara perpanjangan atau perluasan kekuasaan indra biasa, sehingga untuk berbicara. Singkat kata Astral itu adalah perjalanan menembus ruang dan waktu oleh manusia.  

Astral Projection
Astral Projection atau juga bisa disebut Meraga sukma adalah suatu keadaan di mana jiwa kita melakukan perjalanan sendiri ke tempat lain, terpisah dari tubuh kita. Tapi ini bukan suatu mimpi, karena jika ditilik, jiwa kita benar-benar berada di tempat lain tersebut, dan bisa melakukan suatu aktivitas di sana.

Kebanyakan orang beranggapan bahwa Meraga Sukma hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang mempunyai bawaan dari lahir. Tapi siapa bilang? Meraga Sukma adalah ilmu, dan semua ilmu pasti bisa dipelajari. Bahkan Meraga Sukma tidak dari semua manusia, seperti peristiwa De Javu (serasa mengulang suatu kondisi, hingga terasa bahwa pernah melakukan hal yang sama sebelumnya), peristiwa ketindihan (orang Jawa mengatakan kalo itu di tindih hantu, tapi itu tidak benar), sensai jatuh dalam tidur (bangun dengan kaget karena serasa jatuh), dll.

Astral projection merupakan suatu proses dimana Astral body (Vragel) lepas dari raga kita dan kita sepenuhnya sadar akan hal itu. Kita akan bisa melihat jalan raya dengan Vragel kita. Vragel tidak mempunyai batasan-batasan seperti tubuh fisik kita. Vragel bisa menembus benda, dan saat Projecting.

Kita melihat menggunakan Third eye. Namun dalam beberapa penelitian. Kita menggunakan mata yang lebih hebat dari mata ketiga. Yang disebut Compass Eye, yang bisa melihat dengan sudut atau FOV 360 derajat. Kita juga bisa membuka pintu ke dimensi lain, terdapat tujuh dimensi dalam kehidupan ini.

DIMENSI DALAM KEHIDUPAN

1. First Plane (Physical, En., Phospora, Av.)
Ini tempat kita berada sekarang.

1.1. Hall ( Etheric, En., Carals, Av.)
Ini adalah tempat pertama saat kita keluar. Merupakan gerbang dan menuju dimensi lain. Tapi saya lebih suka menyebutnya lorong. Karena di saat ini, beberapa makhluk dimensi lain juga terlihat.

2. Second Plane (Astral, En., Vrag, Av.)
Tempat ini adalah favorit dari semua makhluk. Semua impian, harapan, dan maksud, menjadi kenyataan. Semua yang ada disini adalah ciptaan kalian. Namun bukan tidak mungkin makhluk lain juga ada disini. Waktu disini sangat rusak, satu jam disini bisa saja hanya 1 menit di dunia nyata, A.K.A Phospora.

3. Third Plane (Mental, En., Theere, Av.)
Yang ini lebih rusak lagi waktunya. Bisa dirasakan sendiri. Kalau di Vrag rasanya seperti itu. Bagaimana kalau di Theere ?. Hampir tidak ada bedanya denga astral. Namun disini yang menjadi kenyataan adalah rekaan (Thoughts, En., Firsal, Av.)

4. Fourth Plane (Buddhic, En., Cresteal, Av.)
Tempat di mana kedamaian dan cinta bersemi. Karena adanya dua hal tersebut. Manusia yang telah mencapai dimensi ini tidak ingin kembali.

5. Fifth Plane (Spiritual, En. Sono, Av.)
Belum adanya manusia yang kesini. Sehingga membuktikan disini adalah tempat yang sangat mengerikan/Indah (?). tidak ada rincian yang pasti akan tempat ini.

6. Sixth Plane (Monadic, En., Clustian, Av.)
Di tempat ini SEMUA ADALAH BAGIAN DARI SEMUA. (Time And Space storyline, En., Clust Te Ross Sevres, Av.) dikatakan bahwa paradox yang sangat besar dijadikan satu

7. Seventh Plane (Adi, En., Alcyne, Av.)
Dimensi ini di luar batas kemampuan saya untuk menjelaskan. Mungkin ini adalah dimensi tertinggi. Mungkin seperti pepatah mengatakan sebrangi langit ketujuh itu didasari dari 7 dimensi kehidupan ini ya...?

Beberapa missconception Major yang terdapat pada Astral.

- Apakah ROH lah yang keluar?
{+}Tentu saja tidak. Seperti yang saya sebutkan tadi. Bahwa Vragel kitalah yang keluar dan menjelajah dalam bentuk tubuh lain.

- Apakah sudah TIDAK akan bisa kembali ?
{+}Tentu saja bisa, Vragel bukan roh. Kalau vragel tersesat, bayangkan tubuh anda. Maka anda akan segera kembali ke tubuh anda.  

Metode Astral Projection
Ini adalah metode-metode astral projection yang bisa anda temukan di e-book e-book atau di internet.

1. Anda harus berada dalam kondisi "relaksasi yang sangat dalam". Maka berbaringlah, dan mulailah untuk mengencangkan, lalu meregangkan otot-otot anda, mulai dari otot kaki hingga otot wajah. Tenangkan pikiran anda, pejamkan mata anda, tapi jangan tidur.

2. Setelah anda mencapai kondisi "relaksasi yang sangat dalam", kini saatnya untuk mengontrol nafas anda. Bernafaslah dengan pelan dan dalam, rasakan tiap tarikan nafas yan masuk dan keluar dari dalam tubuh anda. Lakukan terus hal ini sampai anda merasa telah memasuki alam relaksasi anda lebih dalam lagi.

3. Pada poin ini, ada dua hal yang harus anda perhatikan. Tubuh anda yang asli, dan tubuh astral anda. Jika anda merasa bahwa tubuh asli anda semakin berat dan semakin berat, inilah saatnya untuk membentuk tubuh astral anda. Bentuk tubuh astral anda dengan membayangkan benda-benda yang sangat ringan seperti gelembung sabun atau bulu. Rasakan benda-benda tersebut mulai naik ke atas, meninggalkan tubuh anda. Rasakan bahwa anda akan melayang ke atas, dan menjadi sangat-sangat ringan.

4. Anda dinyatakan berhasil mencapai tahap ini jika berhasil menciptakan suatu "infra merah", yang membuat segalanya yang sebelumnya gelap gulita mulai tampak detailnya. Anda mungkin akan merasa berada di sebuah ruang yang disinari cahaya ungu. Teruslah berkonsentrasi, buat cahaya-cahaya yang menerangi ruangan jauh lebih terang dari sebelumnya. Cobalah untuk berkonsentrasi pada suatu objek yang anda bayangkan ada di ruangan tersebut, misalkan bulan atau gambar. Jika berhasil, mata anda akan terasa sangat berat dan terpejam, namun anda tetap melihat segalanya dengan sangat jelas. Pada tahap ini, jangan kaget jika saat melihat ke bawah, anda menemukan tubuh anda sedang tertidur lelap. Jika hal ini sudah terjadi, selamat! Astral Projection anda telah berhasil.  

Fakta seputar Astral Projection

- Astral Projection sangat jarang langsung berhasil pada percobaan pertama. Biasanya seorang "Astral Projector" profesional pun memerlukan 2 sampai 3 kali percobaan.

- Penghalang terbesar suksesnya Astral Projection sebenarnya adalah alam sadar anda, yang tanpa anda sadari selalu mencoba mencegah terbelahnya tubuh anda ke tubuh nyata dan tubuh astral.

- Hipnotis dan musik berjenis "binaural beats" dapat mempermudah anda mencapai alam relaksasi yang sangat dalam.

- Semua orang dilahirkan dengan kemampuan untuk melakukan Astral Projection

Fenomena Street Light Interference (SLI)



Tulisan pendek ini mungkin bisa menambah perbendaharaan kalian mengenai fenomena-fenomena aneh di dunia...

Malam itu, kami sedang keluar untuk berjalan-jalan. Lalu, saya mengalami tiga atau empat kali lampu padam. Salah satu lampu jalan yang saya dekati padam begitu saja. Ketika saya berjalan menjauh, lampu itu kembali menyala. Lalu, saya kembali mendekatinya dan lampu itu kembali padam. Saya mengulangi proses itu dan hal yang sama kembali terjadi. Pertama, saya mengira ada kerusakan pada sirkuit lampu. Namun saya melihat ke arah lampu itu dari jarak yang cukup jauh selama 10 menit, dan lampu itu tetap menyala"...

Kesaksian di atas adalah salah satu dari 77 kesaksian yang dikumpulkan oleh Hillary Evans dari The Association for the Scientific Study of Anomalous Phenomena (ASSAP). Mr. Evans menuangkan penelitiannya mengenai fenomena ini dalam bukunya yang terbit tahun 1993 berjudul: SLIders: The Enigma of Streetlight Interference...

Mr. Evans juga adalah orang yang pertama kali menamakan fenomena ini dengan sebutan Street Light Interference (SLI) dan ia menyebut mereka yang mengalami fenomena ini dengan sebutan SLIders. Walaupun banyak kasus yang dilaporkan mengenai SLI, kondisi masing-masing peristiwa bisa bervariasi. Ada SLIder yang hanya mampu mempengaruhi satu lampu jalan. Ada SLIder lain yang mampu mempengaruhi satu deret lampu jalan. 

Ada yang memadamkan lampu ketika berada tepat di bawah lampu tersebut, namun ada juga yang bisa memadamkan lampu tersebut hanya dengan berdiri beberapa meter darinya. Variasi-variasi seperti ini membuat SLI menjadi semakin susah diteliti karena tidak memiliki pola yang teratur. Umumnya para SLIders adalah orang-orang yang tidak memiliki ketertarikan dengan fenomena spiritual. Mereka juga seringkali menolak menceritakan pengalamannya karena kuatir dianggap gila oleh orang-orang yang mendengarnya. Dalam sebagian kasus, para SLIders tidak hanya memadamkan lampu jalan. Ada laporan-laporan yang menyebutkan kalau tubuh mereka juga mempengaruhi peralatan elektronik lain seperti Televisi, Radio, Jam Digital dan CD Player. Kita sudah sering mendengar mengenai tubuh manusia yang mengandung magnet atau listrik yang kuat sehingga mampu mempengaruhi barang elektronik. 

Karena itu SLIders jenis ini tidak lagi terdengar aneh di telinga kita. Namun, jika seseorang hanya mampu mempengaruhi lampu jalan, maka ini adalah sebuah teka-teki yang cukup membingungkan. Apa yang menyebabkannya?
Gelombang listrik otak Salah satu masalah utama yang dihadapi dalam penelitian mengenai fenomena spiritual  adalah sulitnya mereproduksi ulang fenomena ini di dalam laboratorium, termasuk fenomena SLI. Para SLIders umumnya melaporkan kalau fenomena ini terjadi begitu saja tanpa disengaja. Karena itu, sebagian peneliti berpendapat kalau fenomena ini mungkin berkaitan dengan gelombang listrik di dalam otak yang tanpa disadari telah memicu SLI. Mungkinkah?

Setiap gerakan dan pikiran manusia sesungguhnya dihasilkan oleh gelombang listrik di dalam otak. Sepanjang pengetahuan sains, gelombang ini hanya memiliki pengaruh terhadap tubuh manusia itu sendiri. Namun, sebagian orang sejak lama percaya kalau gelombang ini juga bisa mempengaruhi benda-benda di luar tubuh. Inilah yang kita kenal dengan sebutan Mind Over Matter, yaitu pikiran yang mampu mempengaruhi benda-benda fisik. Contohnya adalah kemampuan  telekinesis. Beberapa SLIders melaporkan kalau fenomena ini terjadi ketika mereka sedang mengalami perasaan emosional yang ekstrem. Emosi yang berlebihan ini dipercaya telah menyebabkan gelombang otak yang dihasilkan mampu mematikan lampu jalan yang dilewatinya. Salah seorang SLIder ternama dari Inggris bernama Debbie Wolf menceritakan kepada CNN:
"Ketika itu terjadi, biasanya saya sedang tertekan karena suatu hal. Tidak berarti stress berat, namun ketika saya benar-benar memikirkan sesuatu dengan keras di dalam kepala saya, maka hal itu terjadi...”

Debbie adalah SLIder yang juga mampu mempengaruhi peralatan-peralatan elektrik lain. Menariknya, Debbie menceritakan kalau ia pernah mematikan satu deret lampu jalan ketika ia melewatinya dengan sepeda motor. Untuk kasus Debbie, mungkin kita bisa berasumsi kalau tubuhnya mengandung listrik yang cukup kuat sehingga bisa mempengaruhi lampu jalan dan juga peralatan elektrik lainnya. Namun, untuk SLIder lainnya, mengapa gelombang otak mereka hanya bisa mempengaruhi lampu jalan? Kedengarannya sangat tidak masuk akal. Apakah ada penjelasan lain yang lebih memadai?
Bagi sebagian peneliti lainnya, Mind Over Matter mungkin berlebihan. David Barlow, seorang ahli astrofisika, berpendapat kalau fenomena SLI sesungguhnya tidak pernah ada. Yang terjadi hanyalah persepsi sang pejalan kaki. 

Penjelasannya seperti ini:
Jika kita berjalan kaki di malam hari, umumnya, ketika lampu jalan menyala terus menerus, kita tidak akan menaruh perhatian padanya. Namun ketika lampu jalan itu padam saat kita berada di bawahnya, maka kita akan menganggapnya sebagai sesuatu yang tidak biasa. Jika lampu jalan itu kembali menyala setelah kita menjauhinya, maka persepsi akan menciptakan kepercayaan di dalam diri kita kalau sebuah fenomena aneh sedang berlangsung. Proses penciptaan persepsi ini disebut dengan Confirmation Bias, yang secara sederhana dapat diartikan sebagai kecenderungan seseorang untuk lebih menerima informasi yang mendukung teori mereka tanpa mempedulikan apakah informasi tersebut benar atau salah. Ketika dikombinasikan dengan lampu jalan yang bermasalah, terciptalah SLI. Lampu jalan di dunia  umumnya menggunakan lampu sodium. Menurut salah seorang insinyur dari General Electric, Lampu ini memiliki sistem keamanan yang mengatur suhu maksimal yang dapat diterima oleh lampu tersebut. Ketika umur lampu sudah cukup tua, sodium di dalamnya akan berkurang karena proses-proses kimiawi. 

Ini menyebabkan voltase akan menaikkan suhu lampu tanpa hambatan. Jika suhu melebihi kapasitas normal, maka lampu akan mati. Ketika ini terjadi, ia akan mendingin dan suhunya akan kembali mencapai batas normal. Setelah itu, lampu akan kembali menyala. Proses ini bisa terjadi hanya dalam beberapa menit. Jika kita kebetulan lewat di bawah lampu yang sudah usang ini, sebuah persepsi bisa tercipta di dalam pikiran kita kalau kitalah yang telah mempengaruhi lampu tersebut. Karena itu, insinyur General Electric tersebut mengatakan kalau SLI sesungguhnya hanyalah sebuah "Kombinasi dari kebetulan dan pikiran yang mengada-ngada".
Walaupun jawaban ini cukup masuk akal, namun masih belum bisa menjelaskan beberapa hal. Misalnya, dalam banyak kasus, lampu yang dipengaruhi oleh para SLIders ternyata bukan hanya lampu sodium. 

Lalu, ada juga saksi yang melaporkan kalau ia mampu mempengaruhi satu deret lampu jalan (seperti Debbie) yang membuat penjelasan ini menjadi tidak mengena. Soalnya, hampir tidak mungkin kalau satu deret lampu jalan sama-sama usang dalam waktu yang bersamaan kemudian menyala dan padam pada waktu yang tepat. Jadi, ini adalah satu lagi fenomena spiritual  yang tidak bisa dijelaskan secara memuaskan oleh sains, dan mungkin akan tetap tidak terjelaskan karena dunia sains sepertinya tidak terlalu tertarik untuk mengeksplorasinya lebih dalam, berbeda dengan fenomena spiritual  lain seperti Astral Projection, Telepati atau  Telekinesis. 

Namun, sehebat apapun fenomena ini, Mr.Evans mengakui kalau fenomena ini sepertinya tidak memiliki arti apapun...

"Efek yang terjadi biasanya spontan dan sepertinya tidak memiliki arti. Ia tidak memiliki manfaat praktis atau memberikan kepuasan kepada individu atau dalam suatu cara menyediakan tujuan psikologis...”
Jika saya adalah seorang SLIder, tentu saja, saya pun akan kebingungan dengan manfaat kemampuan yang satu ini...

Semoga artikel ini bermanfaat untuk menjawab sebuah fenomena yang mungkin dialami oleh salah satu dari kalian.

Fenomena Deja Vu



Hampir semua dari kita pernah mengalami apa yang dinamakan deja vu yaitu sebuah perasaan ataupun sensasi aneh yang mengatakan bahwa peristiwa baru yang sedang kita rasakan sebenarnya pernah kita alami jauh sebelumnya. Peristiwa ini bisa berupa sebuah tempat baru yang sedang dikunjungi, percakapan yang sedang dilakukan, atau sebuah acara televisi yang sedang ditonton. 

Lebih anehnya lagi, kita juga seringkali tidak mampu untuk dapat benar-benar mengingat kapan dan bagaimana pengalaman sebelumnya itu terjadi secara rinci. Yang kita tahu hanyalah adanya sensasi misterius yang membuat kita tidak merasa asing dengan peristiwa baru itu. Keanehan fenomena deja vu ini kemudian melahirkan beberapa teori metafisis yang mencoba menjelaskan sebab musababnya. Salah satunya adalah teori yang mengatakan bahwa deja vu sebenarnya berasal dari kejadian serupa yang pernah dialami oleh jiwa kita dalam salah satu kehidupan reinkarnasi sebelumnya di masa lampau. Bagaimana penjelasan ilmu psikologi sendiri mengenai fenomena tersebut?

Pada awalnya, beberapa ilmuwan beranggapan bahwa deja vu terjadi ketika sensasi optik yang diterima oleh sebelah mata sampai ke otak (dan dipersepsikan) lebih dulu daripada sensasi yang sama yang diterima oleh sebelah mata yang lain, sehingga menimbulkan perasaan familiar pada sesuatu yang sebenarnya baru pertama kali dilihat. Teori yang dikenal dengan nama “optical pathway delay” ini dipatahkan ketika pada bulan Desember tahun lalu ditemukan bahwa orang butapun bisa mengalami deja vu melalui indra penciuman, pendengaran, dan perabaannya. Selain itu, sebelumnya Chris Moulin dari University of Leeds, Inggris, telah menemukan pula penderita deja vu kronis: orang-orang yang sering dapat menjelaskan secara rinci peristiwa-peristiwa yang tidak pernah terjadi. 

Mereka merasa tidak perlu menonton televisi karena merasa telah menonton acara TV tersebut sebelumnya (padahal belum), dan mereka bahkan merasa tidak perlu pergi ke dokter untuk mengobati ‘penyakit’nya karena mereka merasa sudah pergi ke dokter dan dapat menceritakan hal-hal rinci selama kunjungannya. Alih-alih kesalahan persepsi atau delusi, para peneliti mulai melihat sebab musabab deja vu ke dalam otak dan ingatan kita. Baru-baru ini, sebuah eksperimen pada tikus mungkin dapat memberi pencerahan baru mengenai asal-usul deja vu yang sebenarnya. Susumu Tonegawa, seorang neuroscientist MIT, membiakkan sejumlah tikus yang tidak memiliki  dentate gyrus, sebuah bagian kecil dari  hippocampus, yang berfungsi normal. Bagian ini sebelumnya diketahui terkait dengan ingatan episodik, yaitu ingatan mengenai pengalaman pribadi kita. Ketika menjumpai sebuah situasi, dentate gyrus akan mencatat tanda-tanda visual, audio, bau, waktu, dan tanda-tanda lainnya dari panca indra untuk dicocokkan dengan ingatan episodik kita. Jika tidak ada yang cocok, situasi ini akan ‘didaftarkan’ sebagai pengalaman baru dan dicatat untuk pembandingan di masa depan. Menurut Tonegawa, tikus normal mempunyai kemampuan yang sama seperti manusia dalam mencocokkan persamaan dan perbedaan antara beberapa situasi. Namun, seperti yang telah diduga, tikus-tikus yang dentate gyrus-nya tidak berfungsi normal kemudian mengalami kesulitan dalam membedakan dua situasi yang serupa tapi tak sama. Hal ini, tambahnya, dapat menjelaskan mengapa pengalaman akan deja vu meningkat seiring bertambahnya usia atau munculnya penyakit-penyakit degeneratif seperti  Alzheimer yaitu  kehilangan atau rusaknya sel-sel pada dentate gyrus akibat kedua hal tersebut membuat kita sulit menentukan apakah sesuatu ‘baru’ atau ‘lama’. 

Menciptakan ‘Deja Vu’ dalam Laboratorium Salah satu hal yang menyulitkan para peneliti dalam mengungkap misteri deja vu adalah kemunculan alamiahnya yang spontan dan tidak dapat diperkirakan. Seorang peneliti tidak dapat begitu saja meminta partisipan untuk datang dan ‘menyuruh’ mereka mengalami deja vu dalam kondisi lab yang steril. Deja vu pada umumnya terjadi dalam kehidupan sehari-hari, di mana tidak mungkin bagi peneliti untuk terus-menerus menghubungkan partisipan dengan alat pemindai otak yang besar dan berat. Selain itu, jarangnya deja vu terjadi membuat mengikuti partisipan kemana-mana setiap saat bukanlah hal yang efisien dan efektif untuk dilakukan. Namun beberapa peneliti telah berhasil mensimulasikan keadaan yang mirip deja vu. Seperti yang dilaporkan LiveScience, Kenneth Peller dari Northwestern University menemukan cara yang sederhana untuk membuat seseorang memiliki ‘ingatan palsu’. Para partisipan diperlihatkan sebuah gambar, namun mereka diminta untuk membayangkan sebuah gambar yang lain sama sekali dalam benak mereka. Setelah dilakukan beberapa kali, para partisipan ini kemudian diminta untuk memilih apakah suatu gambar tertentu benar-benar mereka lihat atau hanya dibayangkan. Ternyata gambar-gambar yang hanya dibayangkan partisipan seringkali diklaim benar-benar mereka lihat. Karena itu, deja vu mungkin terjadi ketika secara kebetulan sebuah peristiwa yang dialami seseorang serupa atau mirip dengan gambaran yang pernah dibayangkan. LiveScience juga melaporkan percobaan Akira O’Connor dan Chris Moulin dari University of Leeds dalam menciptakan sensasi deja vu melalui hipnosis. Para partisipan pertama-tama diminta untuk mengingat sederetan daftar kata-kata. Kemudian mereka dihipnotis agar mereka ‘melupakan’ kata-kata tersebut.

Ketika para partisipan ini ditunjukkan daftar kata-kata yang sama, setengah dari mereka melaporkan adanya sensasi yang serupa seperti dejavu, sementara separuhnya lagi sangat yakin bahwa yang mereka alami adalah benar-benar deja vu. Menurut mereka hal ini terjadi karena area otak yang terkait dengan familiaritas diganggu kerjanya oleh sebuah usaha hipnosis...
Itulah sedikit penjelasan alamiah mengenai sebuah fenomena yang sering didapat oleh seseorang dan biasa disebut dengan fenomena Deja Vu. Semoga tulisan ini dapat memberikan sedikit pemahaman mengenai kenapa peristiwa Deja Vu tersebut dapat terjadi.